MELIA BIYANG ( Adorable for everyone )
Human Growth Hormon (Hormon Pertumbuhan Manusia): Hormon Protein yang dihasilkan oleh : KELENJAR PITUITARY.
Hormon Pertumbuhan Manusia akan berkurang seiring dengan pertambahan usia. Pada umur 60 tahun volume Hormon Pertumbuhan hanya tinggal sebesar 25% jika dibandingkan dengan usia 21 tahun. Faktor-faktor yang membuat proses penuaan manusia jauh lebih cepat dari yang seharusnya adalah factor pola hidup yang tidak sehat.
Hormon Pertumbuhan Manusia akan berkurang seiring dengan pertambahan usia. Pada umur 60 tahun volume Hormon Pertumbuhan hanya tinggal sebesar 25% jika dibandingkan dengan usia 21 tahun. Faktor-faktor yang membuat proses penuaan manusia jauh lebih cepat dari yang seharusnya adalah factor pola hidup yang tidak sehat.
PENGURANGAN VOLUME HORMON PERTUMBUHAN
Sistem metabolisme tubuh menurun serta gejala penuaan: daya ingat menurun, warna rambut berubah, kerutan-kerutan, stamina tidak prima, mudah lelah, sangat rentan terhadap penyakit, daya seksual menurun.
KEGUNAAN MELIA BIYANG
Ramuan alami yang berfungsi untuk merangsang Kelenjar Pituitary agar terus memproduksi Hormon Pertumbuhan, sehingga terjadi perbaikan system metabolisme tubuh, regenerasi sel, maka akan terjadi Pembalikan Usia Biologis serta juga meningkatkan aktivitas seksual serta stamina, dan juga meningkatkan kekebalan tubuh.
KANDUNGAN MELIA BIYANG
- Kolustrum (susu awal)
- Vitamin B Kompleks
- Asam Amino
- Calsium
MELIA PROPOLIS ( Natures Miracle Antibiotic )
Propolis dikumpulkan oleh lebah dari tumbuh-tumbuhan atau pucuk muda dan kulit pohon terutama pohon poplar lalu dicampurkan dengan air liurnya, yang digunakan untuk menambal lubang dalam sarang lebah yang sekaligus juga melindungi sarang lebah dari serangan virus, bakteri dan jamur.
Kandungan Propolis:
asam amino, vitamin-vitamin, bioflavonoids.
SURAT AN NAHL ayat 68, 69
... akan keluar dari perutnya lebah beraneka warnanya, padanya ada obat bagi tubuh manusia.
John Diamond, MD:
Dari semua makanan tambahan yang saya selidiki dan uji, Propolis sangat bermanfaat pada Thymus yang merupakan tenaga kehidupan. Propolis mampu mengaktifkan kelenjar Thymus yang menjalankan sistem imunisasi tubuh. Kelenjar Thymus berada pada pangkal leher dan mengandung Lympocytes yang memberikan kekebalan pada kuman dan penyakit.
Roy Kupinsel:
Propolis merupakan Antibiotik Alami yang dapat melawan berbagai penyakit tanpa efek samping, menurut penelitian sarang lebah jauh lebih steril dari ruang operasi rumah sakit.
REAKSI DAN KECEPATAN REAKSI DARI PEMAKAIAN PROPOLIS
Melia Propolis (Propolis yang
distribusikan oleh PT Melia Nature Indonesia) mempunyai reaksi dengan
kecepatan yang luar biasa. Reaksi / efek propolis untuk penyakit tertentu,
dapat dirasakan hanya dalam hitungan menit. Reaksi tersebut kadang-kadang
menyebabkan rasa kurang nyaman pada tubuh, misalnya:
R E A K S I
|
INDIKASI PENYAKIT
|
Mimpi buruk, Gelisah, Susah
tidur
|
Gangguan pada system syaraf dan kepala.
|
Lelah, susah tidur, sakit pada
sendi
|
Gangguan pada persendian, proses penyembuhan rheumatic.
|
Pegal – pegal
|
Proses pembuangan racun dan pembersihan zat-zat dalam
pembuluh darah.
|
Kejang – kejang, bengkak kaki,
sakit pinggang, susah buang air kecil.
|
Proses penyembuhan peradangan ginjal.
|
Beser
|
Proses pembuangan racun lewat air seni
|
Bersin, gatal pada hidung
|
Permasalahan pada hidung, polip atau sinusitis.
|
Wajah terasa panas, tekanan
darah naik sesaat, demam, pusing
|
Permasalahan pada system sirkulasi darah, darah tinggi.
|
Mual dan diare
|
proses
penyembuhan gangguan pencernaan
|
Gatal-gatal pada kulit
|
proses
pembuangan racun lewat kulit tubuh
|
Mengantuk, diare, gula darah naik sesaat, selera
makan turun, letih, haus, keringat berbau
|
proses
penyembuhan fungsi hati, detoksifikasi
tubuh, limpa, pancreas, diabetes
|
Kulit kaki terasa tebal dan dingin, sebagian badan
terasa dingin, jantung berdebar
|
Tekanan darah
rendah, kurang darah.
|
Susah buang air besar, buang air besar
berlendir/berdarah.
|
Radang pada
usus besar, gangguan pada usus, wasir.
|
Mual, muntah, sering buang air besar
|
Obesitas,
gangguan pada lambung, proses penyembuhan pada pencernaan.
|
Bengkak, gatal
|
Alergi
|
Muncul kotoran pada mata, gatal, keluar air mata
|
Gangguan pada
mata.
|
Mual, letih, keringat dingin
|
Permasalahan
pada perut.
|
Demam, susah tidur, terdapat pembengka-kan, ada
pendarahan, tinja berwarna hitam.
|
Tumor, kanker,
proses pengikatan virus dan bakteri dalam tubuh.
|
Kulit mengeras, muncul jerawat.
|
Alergi kulit,
permasalahan pada kulit.
|
Rasa sakit pada punggung, sakit di dada
|
Permasalahan
pada jantung.
|
Batuk, kedinginan, sakit kerongkongan, demam
|
Proses
pengeluaran racun lewat dahak dan perbaikan fungsi paru – paru, asma
|
PENYAKIT
|
KECEPATAN REAKSI
|
Kontaminasi virus, bakteri, dan
kuman (infeksi)
|
Kurang dari 1 ( satu ) jam
|
Peradangan yang disebabkan
benturan dari luar
|
Kurang dari 1 ( satu ) hari
|
Disfungsi organ tubuh, seperti
diabetes, asam urat, kolesterol, jantung, hepatitis, bronchitis, ginjal
|
Efeknya baru dapat dirasakan setelah pemakaian rutin
selama 1 ( satu ) bulan
|
Kanker
|
Efeknya baru dapat dirasakan setelah pemakaian rutin
selama 1 ( satu ) bulan dan sel kanker dapat tereduksi hingga 50% dalam
jangka waktu 6 ( enam ) bulan (riset
di University of Columbia 1991)
|
Tumor
|
-
Ganas = Efeknya baru
dapat dirasakan setelah pemakaian rutin selama 1 ( satu ) bulan.
-
Masih berupa
benjolan = Efeknya baru dapat dirasakan setelah pemakaian rutin selama 1 (
satu ) minggu
|
Alergi (kulit dan lainnya)
|
Kurang dari 1 ( satu ) jam
|
Reaksi dan kecepatan reaksi setiap orang berbeda.
CARA MENGKONSUMSI MELIA PROPOLIS
- DIMINUM : teteskan pada ¼ gelas air putih, seduh dengan pengaduk non logam (sangat cocok dicampur madu).
Dosis : Untuk orang sehat 3 –
5 tetes per ¼ gelas, 2 – 5 kali sehari
Untuk orang sakit 5 – 7 tetes
per ¼ gelas, 4 – 5 kali sehari
- PENYEBUHAN LUAR : bersihkan terlebih dahulu bagian yang luka/sakit sampai steril lalu oleskan melia propolis secara merata pada bagian yang luka/sakit/terinfeksi.
- DICAMPUR : Produk MELIA BIYANG maupun MELIA PROPOLIS bisa dikonsumsi bersama dengan obat-obatan yang lainnya.
PROPOLIS vs OBAT SYNTHETIC
Obat synthetic adalah obat yang umum dan bila
dikonsumsi secara terus menerus akan menimbulkan efek samping bagi penderita
atau orang yang mengkonsumsinya.
PROPOLIS adalah obat alami yang dihasilkan dari
lebah madu dan dicampur dengan enzim-enzim dari tubuh lebah itu sendiri, dimana
lebah madu tersebut mengkonsumsi makanan dari tumbuh-tumbuhan atau pucuk muda
dan kulit pohon poplar (jenis tanaman yang berasal
Fungsi propolis sebagai penyembuh dan pencegah berbagai penyakit adalah sebagai berikut:
dan berada dihutan Brazil).
PROPOLIS
|
OBAT SYNTHETIC
|
Penetral racun dan aman diminum oleh anak dibawah usia 5 ( lima ) tahun.
|
Umumnya mengandung racun karena dibuat melalui proses
kimiawi.
|
Antibiotic alami
|
Buatan dengan mengubah struktur kimianya sehingga mirip
dengan zat alami aslinya.
|
Tanpa efek samping karena tidak
ada efek over dosis
|
Bisa menimbulkan efek samping bila dikonsumsi terus
menerus.
|
Multiguna (bisa menyembuhkan
berbagai macam penyakit, baik ringan maupun berat)
|
Diproduksi secara spesifik atau hanya untuk penyakit
tertentu.
|
Mengandung bioflavanold yang
meningkat kan system kekebalan tubuh (imun) alami, juga dapat meningkatkan
aktivitas limfosit T dan makrofag yang sangat berguna dalam dalam memusnahkan
bakteri, sel kanker/tumor dan virus lainnya.
|
Tidak semua obat synthetic
|
Penyembuhan
Fungsi propolis sebagai penyembuh dan pencegah berbagai penyakit adalah sebagai berikut:
- Anti virus, anti bakteri dan anti jamur: flu, demam berdarah, polio, diare, thypus, keputihan, eksim, panu, kadas, kurap, dan berbagai penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri atau jamur.
- Anti peradangan: maag, radang usus, radang tenggorokan, pegal-pegal, rheumatik, gangguan ginjal, wasir, sakit gigi dan lain-lain peradangan dan luka.
- Anti Alergi: asthma dan berbagai penyakit alergi lainnya.
- Anti Kanker: kanker, tumor, keloid, kista, mium dan lain-lain penyakit akibat gangguan sel.
- Penyakit yang disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah dan sistem kelenjar: asam urat, kolesterol, trigliserin, diabetes, stroke, jantung, ginjal dan lain-lain penyakit terkait dengan sistem pembuluh dan kelenjar.






0 comments:
Post a Comment